ILMU POLITIK
v Pengertian Ilmu Politik Menurut Beberapa Ahli
1.
Hudiyanto, 2004:4 mengatakan bahwa politik adalah proses
menganalisis persoalan yang muncul berdasarkan kalkulasi politis, yaitu berupa
suara rakyat yang dikantongi masing-masing pihak.
2.
Harold D. Laswell dan A. Kaplan (Prof. Miriam Budiardjo,
1986:15) mengatakan bahwa ilmu politik mempelajari pembentukan dan pembagian
kekuasaan.
3.
Soelaeman Soeikardi (Drs. Endang Sudardja, 1986:20)
mengatakan bahwa ilmu politik, sebagai suatu ilmu pengetahuan kemasyarakatan, mempelajari
kekuasaan dalam masyarakat: sifat hakikatnya, dasar landasanya, proses-proses
kelangsungannya, luas lingkupnya serta hasil akibatnya.
4.
Deliar Noor (Drs. Endang Sudardja, 1986:20) mengatakan
bahwa ilmu politik memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan
bersama atau masyarakat, kehidupan seperti ini tidak terbatas pada bidang hukum
semata-mata dan tidak pula pada negara yang tumbuhnya menurut sejarah hidup
manusia relatif baru.
5.
J. Barents (Drs. Endang Sudardja, 1986:20) mengatakan bahwa
ilmu politik mempelajari kehidupan negara, ilmu politik diserahi tugas untuk
menyelidiki negara-negara itu, sebagaimana negara itu melakukan tugasnya.
6.
R. H. Soltau ( Drs. Endang Sudardja, 1986:20 ) mengatakan
bahwa ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari negara, tujuan-tujuan negara
dan lembaga-lembaga yang melaksanakan tujuan-tujuan itu, hubungan antara negara
dengan warga negaranya serta dengan negara-negara lain.
7.
G. Jellinek (Drs. Endang Sudardja, 1986:6) mengatakan
bahwa ilmu politik itu tidak merupakan suatu ilmu yang berdiri sendiri, tetapi
hanya merupakan suatu ilmu yang menerapkan hasil-hasil penyelidikan yang
dilakukan oleh theorichhe staatswissenschaft sebagai ilmu pengetahuan yang
teoritis.
8.
Maurice Duverger (Irfan Idris, 2010:28) mengatakan bahwa
politik adalah sarana untuk memperoleh kekuasaan dan disisi lain sebagai suatu
usaha untuk menegakkan ketertiban dan keadilan.
9.
Budianto, 2006:155 mengatakan bahwa politik adalah
macam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik negara yang menyangut proses
menentukan dan sekaligus melaksanakan tujuan-tujuan sistem itu.
10.
Iwa Kusuma Sumantri (Drs. Endang Sudardja, 1986:21)
mengatakan bahwa ilmu politik ialah ilmu yang memberikan pengetahuan tentang
segala sesuatu ke arah usaha penguasaan negara dan alat-alatnya itu. Dan atau
melaksanakan hubungan-hugbungan tertentu dengan negara-negara lain atau
rakyatnya.
v Kesimpulan
Bahwa pada
umumnya politik (politics) itu adalah
bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang
menyangkut bagaimana proses dalam menentukan kebijakan-kebijakan dari sistem itu dan bagaimana pula cara melaksanakan kebijakan-kebijakan tersebut. Pengambilan keputusan mengenai
apakah yang menjadi kebijakan atau
tujuan
dari sistem politik itu dan
menyangkut
bagaimana seleksi terhadap
beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari kebijakan-kebijakan yang telah dipilih/diambil.
Sedangkan
untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan
itu perlu ditentukan bagaimana kebijakan-kebijakan
umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian
atau alokasi dari sumber-sumber yang ada, untuk bisa berperan aktif dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan
itu, perlu pula dimiliki
kekuasaan dan kewenangan yang akan
digunakan baik untuk membina kerjasama maupun untuk menyelesaikan konflik yang
mungkin timbul dalam proses itu. Cara-cara yang digunakan dapat bersifat
meyakinkan dan jika perlu bersifat paksaan. Karena tanpa unsur paksaan, kebijakan yag telah ditetapkan itu hanya merupakan
perumusan keinginan belaka.
v Bagaimana Penting Mempelajari Ilmu Politik
Politik merupakan upaya atau cara
untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki. Namun banyak pula yang beranggapan
bahwa politik tidak hanya berkisar di lingkungan kekuasaan negara atau
tindakan-tindakan yang dilaksanakan oleh penguasa negara. Dalam beberapa aspek
kehidupan, manusia sering melakukan tindakan politik, baik politik dagang,
budaya, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya. Demikianlah politik
selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat dan bukan tujuan pribadi
seseorang. Politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai
politik dan kegiatan-kegiatan perseorangan (individu).
Politik
sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pada hakikatnya
bahwa politik merupakan suatu sistem dalam pembuatan maupun penetapan
kebijakan-kebijakan untuk melaksanakan tujuan-tujuan negara. Dimana dalam
kebijakan-kebijakan tersebut bukan hanya bersifat kenegaraan namum berlaku umum
bagi masyarakat secara keseluruhan, sebab politik merupakan mobilitas sistem
ketatanegaraan.
Disamping
itu kita juga mengetahui bagaimana sistem politik dalam suatu negara, serta
bagaimana proses pembentukan dan penetapan kebijakan-kebijakan untuk tujuan
negara.
As stated by Stanford Medical, It is indeed the ONLY reason women in this country get to live 10 years longer and weigh 42 lbs less than we do.
BalasHapus(By the way, it has absolutely NOTHING to do with genetics or some secret-exercise and EVERYTHING to do with "how" they are eating.)
P.S, What I said is "HOW", and not "what"...
CLICK this link to uncover if this short questionnaire can help you decipher your real weight loss potential