Rabu, 18 Juni 2014

DEFINISI ILMU POLITIK


ILMU POLITIK

v  Pengertian Ilmu Politik Menurut Beberapa Ahli
1.     Hudiyanto, 2004:4 mengatakan bahwa politik adalah proses menganalisis persoalan yang muncul berdasarkan kalkulasi politis, yaitu berupa suara rakyat yang dikantongi masing-masing pihak.
2.     Harold D. Laswell dan A. Kaplan (Prof. Miriam Budiardjo, 1986:15) mengatakan bahwa ilmu politik mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan.
3.     Soelaeman Soeikardi (Drs. Endang Sudardja, 1986:20) mengatakan bahwa ilmu politik, sebagai suatu ilmu pengetahuan kemasyarakatan, mempelajari kekuasaan dalam masyarakat: sifat hakikatnya, dasar landasanya, proses-proses kelangsungannya, luas lingkupnya serta hasil akibatnya.
4.     Deliar Noor (Drs. Endang Sudardja, 1986:20) mengatakan bahwa ilmu politik memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama atau masyarakat, kehidupan seperti ini tidak terbatas pada bidang hukum semata-mata dan tidak pula pada negara yang tumbuhnya menurut sejarah hidup manusia relatif baru.
5.     J. Barents (Drs. Endang Sudardja, 1986:20) mengatakan bahwa ilmu politik mempelajari kehidupan negara, ilmu politik diserahi tugas untuk menyelidiki negara-negara itu, sebagaimana negara itu melakukan tugasnya.
6.     R. H. Soltau ( Drs. Endang Sudardja, 1986:20 ) mengatakan bahwa ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-lembaga yang melaksanakan tujuan-tujuan itu, hubungan antara negara dengan warga negaranya serta dengan negara-negara lain.
7.     G. Jellinek (Drs. Endang Sudardja, 1986:6) mengatakan bahwa ilmu politik itu tidak merupakan suatu ilmu yang berdiri sendiri, tetapi hanya merupakan suatu ilmu yang menerapkan hasil-hasil penyelidikan yang dilakukan oleh theorichhe staatswissenschaft sebagai ilmu pengetahuan yang teoritis.
8.     Maurice Duverger (Irfan Idris, 2010:28) mengatakan bahwa politik adalah sarana untuk memperoleh kekuasaan dan disisi lain sebagai suatu usaha untuk menegakkan ketertiban dan keadilan.
9.     Budianto, 2006:155 mengatakan bahwa politik adalah macam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik negara yang menyangut proses menentukan dan sekaligus melaksanakan tujuan-tujuan sistem itu.
10.                        Iwa Kusuma Sumantri (Drs. Endang Sudardja, 1986:21) mengatakan bahwa ilmu politik ialah ilmu yang memberikan pengetahuan tentang segala sesuatu ke arah usaha penguasaan negara dan alat-alatnya itu. Dan atau melaksanakan hubungan-hugbungan tertentu dengan negara-negara lain atau rakyatnya.
v  Kesimpulan
          Bahwa pada umumnya politik (politics) itu adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau negara) yang menyangkut bagaimana proses dalam menentukan kebijakan-kebijakan dari sistem itu dan bagaimana pula cara melaksanakan kebijakan-kebijakan tersebut. Pengambilan keputusan mengenai apakah yang menjadi kebijakan atau tujuan dari sistem politik itu dan menyangkut bagaimana seleksi terhadap beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari kebijakan-kebijakan yang telah dipilih/diambil.
          Sedangkan untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan  itu perlu ditentukan bagaimana kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian  atau alokasi dari sumber-sumber yang ada, untuk bisa berperan aktif dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan itu, perlu pula dimiliki kekuasaan  dan kewenangan yang akan digunakan baik untuk membina kerjasama maupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses itu. Cara-cara yang digunakan dapat bersifat meyakinkan dan jika perlu bersifat paksaan. Karena tanpa unsur paksaan, kebijakan yag telah ditetapkan itu hanya merupakan perumusan keinginan  belaka.
v  Bagaimana Penting Mempelajari Ilmu Politik
          Politik merupakan upaya atau cara untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki. Namun banyak pula yang beranggapan bahwa politik tidak hanya berkisar di lingkungan kekuasaan negara atau tindakan-tindakan yang dilaksanakan oleh penguasa negara. Dalam beberapa aspek kehidupan, manusia sering melakukan tindakan politik, baik politik dagang, budaya, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya. Demikianlah politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh masyarakat dan bukan tujuan pribadi seseorang. Politik menyangkut kegiatan berbagai kelompok, termasuk partai politik dan kegiatan-kegiatan perseorangan (individu).
          Politik sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena pada hakikatnya bahwa politik merupakan suatu sistem dalam pembuatan maupun penetapan kebijakan-kebijakan untuk melaksanakan tujuan-tujuan negara. Dimana dalam kebijakan-kebijakan tersebut bukan hanya bersifat kenegaraan namum berlaku umum bagi masyarakat secara keseluruhan, sebab politik merupakan mobilitas sistem ketatanegaraan.
          Disamping itu kita juga mengetahui bagaimana sistem politik dalam suatu negara, serta bagaimana proses pembentukan dan penetapan kebijakan-kebijakan untuk tujuan negara.

1 komentar:

  1. As stated by Stanford Medical, It is indeed the ONLY reason women in this country get to live 10 years longer and weigh 42 lbs less than we do.

    (By the way, it has absolutely NOTHING to do with genetics or some secret-exercise and EVERYTHING to do with "how" they are eating.)

    P.S, What I said is "HOW", and not "what"...

    CLICK this link to uncover if this short questionnaire can help you decipher your real weight loss potential

    BalasHapus